Rabu, 07 Oktober 2015

Cerita Legenda

CERITA LEGENDA NUSANTARA

Putri Bidadari Si Boru Natumandi Hutabarat
Legenda Rakyat Sumatera Utara
Gadis ini selalu dipingit oleh kedua orangtuanya karena parasnya yang cukup cantik bak seorang bidadari. Di zamannya, gadis ini diyakini yang tercantik diantara gadis-gadis di Silindung (Tarutung).
Berawal saat si boru Natumandi diusianya yang sudah beranjak dewasa, memiliki pekerjaan sehari-hari sebagai seorang petenun ulos. Di sebuah tempat khusus yang disediakan oleh orangtuanya, setiap hari Si boru Natumandi lebih sering menyendiri sambil bertenun, kesendirian itu bukan karena keinginannya untuk menghindar dari gadis-gadis desa seusianya, namun karena memang kedua orangtuanya-lah memingit karena terlalu sayang.
Salah satu warga Desa Hutabarat yakni Lomo Hutabarat (51) yang mengaku satu garis keturunan dengan keluarga Si Boru Natumandi belum lama ini berkata, bahwa dulunya kampung halaman Si boru Natumandi adalah di Dusun Banjar Nahor, Desa Hutabarat, namun dusun itu kemudian pindah sekitar 500 meter dari desa semula dan sekarang diberi nama Dusun Banjar Nauli.
Dikatakan Lomo Hutabarat, bahwa dari 3 anak si Raja Nabarat (Hutabarat) antara lain Sosunggulon, Hapoltahan dan Pohan, Si boru Natumandi dikatakan berasal dari keturunan Hutabarat Pohan. Sementara itu keturunan Si boru Natumandi lainnya yakni L Hutabarat (76) mengisahkan, bahwa dia juga tidak mengetahui persis cerita yang sebenarnya tentang Si boru Natumandi, menurutnya ada beberapa versi tentang legenda gadis cantik ini.
Berikut kisah Siboru Natumandi yang diketahui L Hutabarat. Suatu hari di siang bolong, Si boru Natumandi sibuk bertenun di gubuk khususnya, tiba-tiba seekor ular besar jadi-jadian menghampirinya, konon ular tersebut dikatakan orang sakti bermarga Simangunsong yang datang dari Pulau Samosir. Saat ular itu berusaha menghampiri si boru Natumandi, ia justru melihat sosok ular tersebut adalah seorang pria yang gagah perkasa dan tampan. Saat itulah, sang ular berusaha merayu dan mengajak Si boru Natumandi untuk mau menikah dengannya.
Melihat ketampanan dan gagahnya sang ular jadi-jadian tersebut, Si boru Natumandi akhirnya menerima pinangan tersebut, setelah pinangannya diterima, sang ular kemudian mengajak Si Boru Natumandi untuk pergi menuju ke arah sungai Aek Situmandi dan melewati tempat pemandian sehari-hari Si boru Natumandi di Sungai Aek Hariapan. Dari tempat itu, mereka meninggalkan pesan kepada orangtua Si Boru Natumandi dengan cara menabur sekam padi dari tempat bertenun hingga ke Liang Si boru Natumandi sekarang. Pesan sekaligus tanda itu artinya agar Bapak/Ibu dan semua keluarga mengetahui kalau dia telah pergi dan akan menikah dengan seorang pria, dimana sekam padi tersebut bermakna sampai dimana sekam ini berakhir, disitulah Si Boru Natumandi berada.
Sore harinya, saat kedua orangtuanya pulang dari perladangan, mereka mulai curiga melihat putri semata wayang mereka tidak ada ditempatnya bertenun dan juga tidak ada dirumah, akhirnya kedua orangtuanya memutuskan untuk memberitahukan warga sekitar untuk melakukan pencarian.
Melihat sekam padi yang bertaburan bak sebuah garis pertanda dan tak kunjung ditemukannya Si boru Natumandi hingga keesokan harinya, akhirnya taburan sekam di tepi sungai Aek Situmandi dan berujung disebuah liang/gua yang hanya berjarak sekitar 500 meter dari kampung halaman Si boru Natumandi diyakini kalau Si boru Natumandi menikah dengan seekor ular.
Namun versi cerita lainnya, ternyata Si boru Natumandi tidak menikah dengan siluman ular yang bermarga Simangunsong, akan tetapi siluman ular tersebut malah meninggalkan si boru Natumandi begitu saja disebuah hamparan tak berpenduduk.
Setelah ditinggalkan begitu saja, Si boru Natumandi terus menerus menangis karena telah tertipu siluman ular tersebut, namun ketika itu seorang pengembala datang dan menghampirinya, penggembala tersebut juga terpikat melihat keindahan tubuh dan kecantikannya, lalu sipengembala mengajaknya agar mau menikah dengannya. Konon dalam versi ini, si pengembala tersebut dikatakan bermarga Sinaga.
Si pengembala kemudian membawa Si boru Natumandi ke Pulau Samosir untuk dinikahi. Berselang beberapa generasi keturunan si boru Natumandi dan si pengembala bermarga Sinaga tersebut di Samosir, keturunannya dikatakan pernah berusaha mencari asal usul si boru Natumandi (Untuk mencari Tulang/pamannya). Usaha pun dimulai dengan menyeberangi Danau Toba dengan sebuah perahu kayu menuju Kota Tarutung dengan membawa sejumlah makanan khas adat batak. Namun sesampainya di Sipoholon (Kota Sebelum Tarutung saat ini) ada keturunan Hutabarat Pohan bermukin disana, yakni dari keturunan Raja Nabolon Donda Raja.
Saat rombongan bertanya tentang Si boru Natumandi, keturunan Raja Nabolon Donda Raja yang tinggal di Sipoholon langsung mengakui kalau merekalah keturunan si boru Natumandi, dan saat itu makanan yang dibawa keturunan si boru Natumandi langsung mereka terima hingga akhirnya acara syukuran pun dilakukan. Padahal keturunan Si boru Natumandi sebenarnya adalah anak kedua dari si Hutabarat Pohan yakni si Raja Nagodang yang sampai saat ini masih ada tinggal di Dusun Banjar Nauli.
Setelah acara syukuran dilakukan, rombongan keturunan Si Boru Natumandi pun berangkat kembali ke Samosir untuk memberitahukan kabar tersebut kepada keluarga. Namun saat menyeberangi Danau Toba perahu yang mereka tumpangi tenggelam hingga semua yang ada dalam perahu meninggal dunia.
Versi selanjutnya, Si boru Natumandi dikatakan menikah dengan resmi, hal ini menurut L Hutabarat, karena sejak dia masih kecil pernah melihat sebuah guci yang terbuat dari kayu tempat mas kimpoi si boru Natumandi di rumah saudaranya boru Simatupang. Saat itu, boru Simatupang mengatakan kepada L Hutabarat bahwa guci tersebut adalah tempat mas kimpoi si boru Natumandi.
Guci tersebut konon memiliki sejarah tersendiri, dimana isi guci tersebut hanya dipenuhi kunyit yang suatu saat akan berubah menjadi kepingan/batangan emas, hal ini diberikan dan dipastikan keluarga suami Si boru Natumandi yang memiliki kesaktian, dan selanjutnya kepada kedua orangtuanya diminta untuk tidak membuka guci tersebut sebelum tujuh hari tujuh malam. Akan tetapi, orangtua Si boru Natumandi melanggar permintaan tersebut.

Setelah kedua orangtuanya membuka guci itu, ternyata kunyit tersebut sudah mulai berubah mejadi batangan emas murni. Nasib sial pun dialami kedua orangtua Si boru Natumandi kala itu. Tatkala usia orangtua Si boru Natumandi beranjak ujur, akhirnya mereka menimbun emas tersebut di Dolok Siparini (Masih di Desa Hutabarat) karena takut akan menjadi bahan rebutan bagi adik-adiknya dan keluarganya (Dari pihak laki-laki) suatu saat nanti, sebab banyak diantara keluarganya yang mengetahui tentang kisah guci ini.

Pendeskripsian Hamster

Hamster adalah hewan pengerat dan hewan mamalia yang melahirkan anaknya dengan cara beranak dan memiliki kelenjar susu. Hamster juga adalah hewan yang memiliki beberapa jenis, secara umum jenisnya ada 4 yang saya tahu yaitu jenis cambell, syrian, roborovski, dan winter white. Mereka dikatakan hewan pengerat karena dia adalah hewan yang mempunyai gigi akan selalu tumbuh setiapharinya yang akan berhenti pada saat dia sudah meninggal. Maka dari itu hamster mencegah agar giginya selalu tidak tumbuh dengan diberi makanan yang keras atau tempat besi agar bisa digigit hamster untuk mencegah tumbuhnya gigi terus menerus. Makanan yang biasanya diberi adalah kuaci, kacang-kacangan, pelet, beras, jagung yang sudah dikeringkan, dll. Hamster juga memiliki tempat minum yang khas, yang bentuknya seperti tabung yang memiliki saluran untuk mengalirnya air. Air minum yang biasanya diberikan adalah air minum yang sudah matang, karena kalau air keran bisa membuat hamster sakit perut atau terjangkit penyakit lainnya. Hamster juga bisa diberi susu formula. Makaknan diberikan 2 kali sehari. Minum bila tidak habis-habis dapat diganti dengan jangka waktu 4-7 hari,tapi botol minumnya juga harus dibersihkan agar tidak ada kuman  atau bakteri  yang menempel pada botol yang bisa menyebabkan timbulnya endapan atau berakibat buruk pada hamster yang bisa menimbulkan penyakit. Kalau makanan tidak dimakan habis langsung diganti jangan ditunggu sampai habis maksimal 1 hari, tapi biasanya kalau seperti itu makanan tidak akan dimakan atau disentuh lagi kalau makanan sudah ditaruh lebih dari 1 hari. Hamster juga harus diberikan mainan yang bisa bikin dia lari. Hamster biasanya mandi untuk membersihkan bulu dengan pasir, kecuali jenis syrian yang mempunyai bulu yang lebat, ukuran yang besar seperti marmut yang harus dimandikan oleh air dan shampoo agar tidak bau. Hamster yang dimandikan dengan pasir adalah jenis cambell, roborovski, dan jenis winter white. Mereka dimandikan dengan pasir karena badannya terlalu kecil dan rentan terkena penyakit/meninggal. Hamster juga bisa bisa ditempatkan dimana saja asal tempatnya tinggi agar tidak bisa kabur, tempat harus luas agar bisa beraktifitas, tempat harus kuat/tertutup seperti aquarium/kandang besi untuk hamster. Alas hamster harus diberi serbuk kayu agar hamster tidak kedinginan pada saat malam hari. Serbuk kayu maksimal diganti 2 minggu sekali atau secepatnya diganti kalau berbau, basah, dll agar hamster nyaman, dan tidak terkena penyakit. Hamster juga disarankan tidak langsung kena sinar matahari agar tidak kepanasan dan mati/kena penyakit. Jenis cambell adalah hamster yang paling  susah jinak dengan pemiliknya dan terkadang hamster jenis cambell menggigit tangan hingga berdarah. Jenis roborovski adalah hamster yang paling lincah dibandingkan hamster lainnya dan jangan sampai pemilik menaruh hamster jenis ini ditangan, dilantai dan di tempat terbuka karena akan susah menangkapnya lagi, dan hamster ini mirip dengan singa kalau dilihat sekilas,dan hamster ini lebih jinak dibandingkan cambell. Jenis winter white adalah hamster yang paling jinak dibandingkan jenis lainnya yang bisa dibilang paling sesuai untuk dipelihara dan untuk dipegang-pegang/disayang-sayang , hamster ini sangat cocok sekali buat para wanita karena hamster ini bisa dibilang paling jinak diantara hamster lain. Jenis syrian adalah hamster yang mempunyai ukuran paling besar dibanding jenis lainnya, bulu lebih panjang, lebih bau karena kotorannya lebih banyak mirip dengan marmut. Hamster adalah hamster adalah hewan yang beraktifitas malam hari. Hamster dapat hidup bergerombol tapi harus sejenis jika tidak dapat bertengkar. Cambell  adalah jenis hamsteryang paling mudah dikembakbiakan karena pada saat musim nikah disatuin 3-7hari bisa dilihat anakannya. Roborovski dan winter white adalah jenis yang agak sulit dikembangbiakan karena hamster jenis ini harus cocok baru bisa dikawinin. Syrian hampir mirip dengan cambell lebih mudah dikembangbiakan dibanding roborovski dan winter white. Syrian juga dimandikan memakai air dan shampoo, terus dikeringkan dengan dijemur/ dikeringkan dengan menggunakan hairdrayer setelah itu sisir bulunya dan diberi bedak agar wangi. Anak yang dihasilkan sepasang hamster sekitar 4-10 anakan. Tapi 7-10 itu jarang sekali semuanya menjadi anakan seutuhnya. Anakan yang masih berwarna merah atau baru dilahirkan jangan coba-coba dipegang karena ibunya akan mencium anak2nya bila baunya beda si anak akan dimakan oleh indukannya karena dianggap itu mengancam dan bila indukan stress juga akan memakan semua anakannya. Pada saat anak-anaknya keluar ayahnya bisa dipindahkan ketempat lain biar ibu dan anakannya yang disimpan ditempat indukan melahirkan, ayah dippindahkan agar tidak memakan anaknnya. Jantan bisa dikawinkan lagi dengan menunggu 1-2 minggu. Indukan dipindahkan dari anakan pada saat anakan bisa makan sendiri, minum sendiri, dan sudah keluar bulu.